Scholarship Camp Batch 2

20170408 Scholarship Camp Batch 2 01
20170408 Scholarship Camp Batch 2 01

Memasuki tahun kedua pelaksanaan Scholarship Camp yang digagas oleh Almamater Center ILUNI FTUI, puluhan sivitas akademika Fakultas Teknik UI kembali menggembleng generasi mudanya yang berencana melanjutkan studi pasca sarjana di luar negeri pada Sabtu, 8 April 2017.

Selain kegiatan pembekalan kemampuan dasar seperti menulis surat motivasi, jurnal ilmiah, proposal riset serta kemampuan personal dan kepemimpinan, juga semakin lengkap dengan adanya pendampingan bagi peserta dalam mempersiapkan aplikasi beasiswa dan universitas melalui sarana mentorship programme dimentori oleh alumni-alumni muda FTUI yang sedang melanjutkan studi atau telah menuntaskan studi di berbagai negara. Studium Generale Scholarship Camp 2.0 yang diadakan di ruang K.301 Fakultas Teknik Universitas Indonesia dibuka dengan rangkaian kegiatan yang menghadirkan empat pembicara yang dibagi dalam dua sesi acara.

Keempat pembicara yang merepresentasikan unsur pengelola beasiswa, praktisi di dunia bisnis dan profesi tersebut adalah Indy Hardono (Direktur Nuffic Neso), Diana Kartika Jahja (Direktur IIEF), Mohamad Sani (CEO Learn Quran, PT Badr Interactive) dan Dinant Natanegara (Country Security Director BP Indonesia). Beragam diskusi mengenai menemukan motivasi studi, tips meraih beasiswa, hingga kontribusi keilmuan bagi kemajuan Indonesia diabahas tuntas dalam kesempatan tersebut.

Pada sesi pertama yang disampaikan oleh Diana Kartika Jahja dan Indy Hardono, diskusi berjalan sangat menarik dengan kedua narasumber yang telah berkiprah puluhan tahun di dunia perburuan beasiswa, khususnya Amerika dan Belanda. Berbagai tips dan rahasia sukses perburuan beasiswa dipaparkan dengan gamblang namun tetap dalam suasana segar diwarnai kisah-kisah epik student mobility Indonesia pra-kemerdekaan, sebagaimana yang dijalani Muhammad Hatta -salah satu bapak pendiri bangsa- di Handels-Hogeschool, Rotterdam (Rotterdam School of Commerce, kini Universitas Erasmus).

Berbicara mengenai episode International Student Mobility, Ir. Indy hardono MBA dari Nuffic Neso berulangkali menegaskan tentang pentingnya para pemuda-pemudi Indonesia menata niat yang betul dalam perburuan beasiswa dan studi lanjut ini untuk lebih dari sekedar mencari pengalaman studi di luar negeri. Namun menapaktilasi keunggulan sejarah bangsa dalam merintis kebangkitan dari kondisi terpuruk. Sejalan dengan hal tersebut, penyampaian Ibu Diana Kartika Jahja turut menegaskan bahwa yang terpenting dari pengalaman belajar adalah bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diaktualisasikan dan menumbuhkan manfaat bagi masyarakat. Diskusi pada sesi dua berlangsung tidak kalah inspiratif dengan narasumber dari praktisi di bidang profesi, yakni Mohamad Sani dan Dinant Natanegara, memaparkan pentingnya kebutuhan akan memiliki pengetahuan dan wawasan yang tinggi dalam menunjang karir dan kebermanfaatan yang lebih luas.

Berbicara mengenai mobilitas ativitas akademik, pada tahun 2012, tingkat student mobility Indonesia masih sangat jauh (sekitar 40.000 orang) jika dibandingkan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mencapai angka hingga satu juta orang dari total warga Negara yang melaksanakan studi di luar negeri. Angka tersebut diikuti oleh India dan Korea Selatan. Bahkan di tingkat ASEAN, Indonesia masih berada di bawah Malaysia (55.600 orang), Vietnam (53,802 orang) dan negara-negara lain. Disampaikan oleh Askar Triwiyanto, Ketua Bidang Almamater Center ILUNI FTUI, dalam kesempatan terpisah, rangkaian Scholarship Camp digagas untuk membuka jalan bagi sivitas akademika FT khususnya dan UI umumnya bergotong royong menggapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi serta lebih bermanfaat bagi masa depan bangsa.

“Kata kuncinya ada pada kerja dan karya sinergi gotong royong. Agar melahirkan cendekiawan alumni FTUI yang siap berbagi bukan egois apalagi lupa akar di mana dia tumbuh dan berkembang. Semoga bernilai ibadah juga bagi panitia dan pengelolanya,” ujarnya memberi semangat.

#TeknikUntukIndonesia

Kredit Foto: 

Lokasi: 

Fakultas Teknik Universitas Indonesia

Depok, Kota Depok 16424
Indonesia
Latitude: -6.362395
Longitude: 106.824076

Tags: 

Tulis Komentar

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.