Iluni UI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia)

Web Iluni UI
Web Iluni UI
ILUNI UI Dari Masa Ke Masa

  Dimulai dari seruan Presiden Universitas Indonesia Prof. Dr. Bahder Djohan, untuk menghimpun lulusan Universitas Indonesia pada tanggal 19 Juli 1956, dan disusul Rapat Umum di aula Salemba 4, tanggal 3 Februari 1958, maka oleh peserta pertemuan sekitar 78 orang disahkan berdirinya ILUNI sejak 2 Februari 1958. Rapat tersebut juga bersepakat mensahkan Anggaran Dasar Sementara, membentuk Dewan Perwakilan Anggota (DPA), serta memilih Dr. Slamet Mulyana dan Mr. Purnadi Purbatjaraka, masing-masing sebagai Ketua dan Wakil Ketua. Organisasi muda ini kemudian dilengkapi dengan Drs. Swie Swan Po sebagai Sekretaris, Mr. Soepardo untuk Urusan Hubungan Luar, dan Urusan Keuangan ditangani oleh Mr. Slamet Siregar. Sedangkan sebagai Ketua Kehormatan ditetapkan Presiden Universitas Indonesia, yang waktu itu dijabat Prof. Dr. Bahder Djohan.

 

Tujuan organisasi: Membantu pimpinan Universitas Indonesia dalam melaksanakan misi Universitas Indonesia, Mempertahankan, memelihara, serta menjunjung tinggi nama baik Universitas Indonesia, Memelihara serta mengembangkan ilmu pengetahuan demi kepentingan pembangunan nasional, Membina dan mengembangkan semangat kekeluargaan antara anggota serta unsur sivitas akademika lainnya. Sampai masa antara 1961-1963, ILUNI yang merupakan singkatan dari Ikatan Lulusan Universitas Indonesia praktis tidak menunjukkan kegiatan apapun. Baru tahun 1964 Rektor UI waktu itu, Prof. Dr. Ir. Sumantri Brodjonegoro (alm) memberi rangsangan agar ILUNI diaktifkan kembali. Prof. Dr. Slamet Mulyana, Mr. Sutjipto, Drs. Djajusman memprakarsai pertemuan di Wisma Warta (sekarang kompleks pertokoan SOGO dan Hotel Grand Hyatt) pada bulan Februari 1964. Pertemuan ini kemudian menetapkan Anggaran Dasar ILUNI yang definitif menggantikan Anggaran Dasar Sementara. Juga dipilih pengurus baru yang dipimpin oleh Mr. Sutjipto sebagai Ketua Umum, Prof. Dr. Slamet Mulyana untuk jabatan Wakil Ketua, dibantu beberapa Ketua, Sekretaris Jenderal dan Komisaris.

 

Pada masa prolog dan epilog Gestapu, organisasi ILUNI juga mengalami ketegangan dan malah terjadi kekosongan aktivitas maupun kepengurusan. Kembali lagi Prof. Dr. Ir. Sumantri Brodjonegoro mengeluarkan Surat Keputusan pada tanggal 17 Agustus 1971, setelah berembuk dengan drs. Benny Hoed, Bambang Soemadio dan dr. Abdul Gafur. Surat Keputusan tersebut menetapkan kepengurusan peralihan dengan tugas dalam waktu yang sesingkat-singkatnya mengadakan konsolidasi ke dalam dan keluar, serta mempersiapkan Kongres Alumni UI. Pengurus peralihan ini sempat menyelenggarakan diskusi di Student Centre Salemba. Diskusi menetapkan beberapa keputusan antara lain, meminta pengurus peralihan agar berfungsi terus sampai kongres, mempersiapkan kongres dengan Ketua Panitia Ir. Notokusumo. Lalu diadakan reuni di gedung PN Timah ? Jakarta, yang dihadiri oleh lebih 1000 anggota ILUNI. Sementara itu, kongres seyogyanya dilangsungkan 25-27 Juli 1974 di Wisma Anggraeni Cibulan. Akan tetapi timbul suasana yang tidak nyaman sehingga rapat panitia kongres tanggal 22 Juli 1974 memutuskan untuk menunda kongres sampai waktu yang tidak ditentukan. Rapat Pengurus ILUNI 25 Juli 1974 bahkan mengambil keputusan untuk mengembalikan mandat SK No. 26/SK BR/71 dan pengurus peralihan itupun mengundurkan diri. Di saat itu, pengurus cabang ILUNI di fakultas-fakultas pun mulai terbentuk.

 

Untuk mengisi kekosongan organisasi, Rektor UI Prof. Dr. Mahar Mardjono mengambil kebijaksanaan mengangkat pengurus sementara yang diketuai oleh Djukardi Odang, SH. Pengurus sementara ini pun dibebani tugas menyelenggarakan kongres untuk menetapkan AD/ART, pengurus baru dan program umum. Pada tanggal 6-7 Desember 1974, setelah 16 tahun berdiri, barulah ILUNI berhasil menyelenggarakan kongresnya yang pertama dimana Djukardi Odang SH terpilih sebagai Ketua Umum periode 1974-1977. Tanggal 25 November 1978 dilangsungkan Kongres ke-2 ILUNI serta pengesahan kepengurusan, AD/ART khusus menyangkut struktur organisasi ILUNI. Diputuskan antara lain bahwa di tingkat propinsi akan dibentuk ILUNI cabang dengan hak suara sama dengan cabang yang ada di tiap fakultas. Kongres ini kembali memilih Djukardi Odang SH, sebagai Ketua Umum ILUNI. Pasang surut perkembangan organisasi ILUNI masih berlanjut karena tidak hanya ditentukan oleh personil yang duduk di dalamnya, tetapi juga oleh faktor eksternal. Pengaruh situasi politik nasional yang bergejolak di kurun waktu 1977-1980 tampaknya memberikan andil kepada kegiatan organisasi ILUNI sehingga pertemuan besar berikutnya baru terlaksana pada tanggal 18-19 Mei 1990 dengan diselenggarakannya Musyawarah Nasional ILUNI di Hotel Indonesia.

 

Dalam Munas ini ditetapkan perubahan istilah ILUNI (Ikatan Lulusan Universitas Indonesia) menjadi ILUNI UI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia) dan memilih dr. Hariadi Darmawan sebagai Ketua Umum ILUNI UI. Pada saat itu juga disahkan Mukadimah Anggaran Dasar ILUNI, yang salah satunya menyebutkan "bahwa ILUNI adalah manunggal dengan almamater mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara dengan jalan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi." Pergantian kepengurusan berikutnya dilangsungkan pada Munas ILUNI UI ke II tanggal 2 Mei 1999 bertempat di Pusat Studi Jepang UI, Depok dan memilih Dr. Azrul Azwar sebagai Ketua Umum ILUNI UI 1999-2003.

 

Kepengurusan dibawah Dr. Azrul Azwar tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan karena berbagai faktor. Pemilihan pengurus baru yang seharusnya dilakukan pada tahun 2003 baru dapat dilaksanakan pada Munas V ILUNI UI di Aula FKUI, Salemba tanggal 12 Agustus 2007. Saat itu peserta Munas yang merupakan wakil-wakil dari ILUNI Fakultas di lingkungan UI secara aklamasi mengangkat Sofyan Djalil SH sebagai ketua ILUNI UI periode 2007-2010. Program kerja dalam bidang pengabdian pada masyarakat yang dilakukan ILUNI antara lain: melakukan konsultasi berkala dengan Pimpinan Universitas, ikut serta mengupayakan mendatangkan dosen tamu untuk memberikan ceramah di UI, mengumpulkan dana untuk membantu kegiatan UI dan/atau pengadaan beberapa sarana dan fasilitas yang dibutuhkan serta memberikan beasiswa kepada mahasiswa, memberikan penghargaan kepada anggota, mahasiswa, dan karyawan, serta staf pengajar. Dalam masa kepemimpinan Dr. Sofjan Djalil, beberapa agenda kegiatan yang berhasil dijalankan diantaranya: GERAKAN BUMI HIJAU Tol Cipularang, 8 Desember 2007 SEMINAR BIDANG KEBIJAKAN STRATEGIS Kekerasan Massa dan Ketidak-Pedulian POLRI Ruang Guru Besar FKUI, Salemba - 8 Juli 2008 Selain itu, ILUNI UI juga telah mendukung Homecoming Day UI (26-27 Juli 2008) melalui para fungsionarisnya yang terlibat aktif dalam kepanitiaan (termasuk Rainier H. Daulay - Kabid Kominfo - sebagai Ketua II, Devie Rahmawati, Endro Soeprasto, dll). Tidak kalah penting untuk dicatat, sejak bulan Mei 2008, ILUNI UI bergabung dalam Konsorsium Sepeda Untuk Sekolah yang berhasil telah mengumpulkan lebih dari 1300 buah sepeda untuk dibagikan kepada siswa-siswa sekolah yang layak mendapatkannya.

 

Selanjutnya pada Munas VI ILUNI UI yang diselenggarakan pada tanggal 27 November 2011 di aula Fakultas Kedokteran UI Jl. Salemba, Dr. Chandra Motik Yusuf, SH, MSc terpilih sebagai Ketua Umum ILUNI UI periode 2011-2014. Dan ILUNI UI pun mencetak sejarah baru sebagai organisasi ikatan alumni perguruan tinggi pertama di Indonesia yang dipinpim oleh seorang alumnus perempuan. Mengusung slogan Hamorny in Partnership, ILUNI UI dibawah kepemimpinan Dr. Chandra Motik Yusuf berusaha meningkatkan peran alumni dalam merespon permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara. Selain menggelar kegiatan-kegiatan Talk Show dan Seminar, ILUNI UI juga pro aktif untuk mendukung berbagai upaya penegakan hukum dan tak segan-segan Dr Chandra Motik Yusuf memimpin Tim Iluni UI untuk turun ke jalan bersama para demonstran. ILUNI UI semakin peduli dan semakin dekat dengan masyarakat. ILUNI UI selalu berusaha untuk bisa hadir ditengah-tengah masyarakat yang tengah menghadapi bencana---mulai dari korban kebakaran hingga korban bencana banjir. Dan diharapkan gerakan moral kemanusiaan tersebut dapat menginspirasi organisasi-organisasi lain untuk bergerak bersama dan berbuat sesuatu untuk masyarakat.

Kategori: 

Tagar: 

Video: 

Diskusi Terbuka Calon Ketua Umum ILUNI UI 2016-2019

Tulis Komentar

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.